Temukan Kong di G-Land Banyuwangi

Temukan Kong di G-Land Banyuwangi

Banyuwangi, masih di dalam kota yang sama jika kemarin kita mengulas tentang pesona Gunung Ijen kali ini team Drive.ID akan beralih ke wisata pantai yang sangat terkenal di kalangan wisatawan mancanegara khususnya bagi mereka pecinta olahraga selancar air. Nama pantai tersebut adalah G-Land atau penduduk sekitar menyebutnya Pantai Plengkung.

Sejarah pantai ini ditemukan pada tahun 1972 oleh para peselancar Amerika, lokasinya yang terletak di Taman Nasional Alas Purwo membuat kondisi pantai ini masih tetap alami sampai sekarang. Bila dilihat secara letak geografi pantai ini menghadap Samudera Hindia menyebabkan ombaknya memiliki ombak yang cukup besar sekitar 4-8 meter, namun ketinggian ombak ini dapat ditemui pada bulan April – Oktober. Bahkan beberapa peselancar asing mengibaratkan keindahan dan ketinggian ombak pantai ini nomer 2 setelah Hawai. Keren kan? Namun dibalik keindahan ombaknya pantai ini pada tahun 1994 sempat terkena dampak dari tsunami yang terjadi di sepanjang pantai selatan Jawa Timur yang menimbulkan korban cukup banyak korban saat itu.

Karakter ombak di pantai ini terbagi menjadi 3 tingkatan, yakni:

  • Kongs, ketinggiannya yang kadang bisa mencapai 6-8 meter selalu menjadi incaran para peselancar profesional untuk menguji kemampuan mereka.
  • Speedies, ketinggian ombak berkisar 5-6 meter.
  • Many Tracks, ketinggian ombak berkisar 2-4 meter, ombak level ini biasa digunakan untuk latihan para pemula dan sangat disarankan untuk menyewa pelatih bila Anda ingin mencoba berselancar di pantai ini untuk berjaga-jaga bila terjadi kecelakaan saat berlatih.

Untuk menuju G-Land terdapat 2 rute, yakni melalui jalur darat atau jalur laut. Jalur darat adalah menggunakan kendaaran roda empat atau dua menuju Kalipait yang berjarak sekitar 65 km dari kota Banyuwangi dan semua kendaraan harus berhenti di Pos Pancur. Perjalanan dilanjutkan lagi dengan jalan kaki sepanjang 9 km atau menyewa kendaraan khusus yang sudah disediakan oleh pihak pengelola Taman Nasional Alas Purwo. Sementara bila melalui jalur laut adalah dengan menyewa speedboat dari pantai Grajagan, sekitar 40 km arah selatan dari kota banyuwangi.

Sudah mulai tertarik untuk berselancar di G-Land? Atau hanya sekedar ingin berlibur di Banyuwangi? Untuk keperluan kendaraan selama di Banyuwangi kini Anda bisa sewa mobil di Banyuwangi dengan sopir melalui Drive.ID. Soal harga Anda Drive.ID pasti kasih harga yang terbaik dan di bawah harga pasar. Selamat berlibur!

*Gambar “Surfer in G-Land” disunting dari Flickr oleh Omar Laribi. Licensed under CC BY 2.0 via Flickr.

Lanjutkan membaca artikel ›

Fenomena si Api Biru Kawah Ijen

Fenomena si Api Biru Kawah Ijen

Banyuwangi, kota yang dulunya hanya dikenal masyarakat sebagai penghasil ikan di wilayah Jawa Timur kini mulai dilirik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara akan kekayaan wisata alamnya, seperti pantai-pantai yang alami dan juga pegunungannya. Kali ini team Drive.ID akan mengulas salah satu gunung yang terkenal akan keindahan kawah dan api birunya, yakni Gunung Ijen.

Gunung ini terletak di antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, untuk menuju kawah Ijen bisa melalui Bondowoso atau Banyuwangi. Bila melalui Banyuwangi rute yang di tempuh adalah menuju Desa Banyusari lalu ke Paltuding dimana nanti ada pintu gerbang utama ke Cagar Alam Taman Wisata Kawah Ijen. Tiket masuknya terbilang sangat murah yakni Rp 7.500, tersedia pula lapangan parkir untuk mobil atau motor di sekitar pintu gerbang. Jarak dari pintu gerbang ke kawah sekitar 3 km, dengan medan yang cukup menanjak naik dan licin pada saat turun, jadi pastikan kondisi fisik Anda dalam keadaan sehat.

Waktu yang disarankan untuk mulai mendaki adalah pukul 01.30 pagi, biasanya akan ada rombongan pendaki lainnya yang akan berjalan rame-rame mengingat kondisi gelap. Pastikan pula Anda membawa masker khusus karena bau gas vulkanik yang sangat menyengat akan mempengaruhi pernafasan Anda. Bila Anda malas untuk membeli tidak perlu khawatir karena di pintu loket biasa terdapat orang-orang yang menawarkan sewa masker. Tidak lupa senter juga merupakan hal wajib yang harus Anda bawa saat kesini.

Saat Anda sudah berada di area kawah biasanya baru diperbolehkan turun melihat blue fire atau api biru menjelang subuh (sekitar pukul 4 pagi). Seperti yang diketahui fenomena api biru ini hanya ada 2 di seluruh dunia, yakni di gunung Vesuvius (Itali) dan Gunung Ijen. Dan perlu diketahui bahwa para wisatawan diharuskan sangat berhati-hati bila ingin melihat api biru karena banyak partikel gunung yang berbahaya bagi kesehatan.

Sudah mulai tertarik untuk menuju Kawah Ijen? Atau hanya sekedar ingin berlibur di Banyuwangi? Untuk keperluan kendaraan selama di Banyuwangi kini Anda bisa sewa mobil di Banyuwangi dengan sopir melalui Drive.ID. Soal harga Anda Drive.ID pasti kasih harga yang terbaik dan di bawah harga pasar. Selamat berlibur!

*Gambar “Kawah Ijen, Banyuwangi” disunting dari Flickr oleh Paul Hessels. Licensed under CC BY 2.0 via Flickr.

Lanjutkan membaca artikel ›