Indonesia Sandboarding – Gumuk Pasir Parangkusumo

Indonesia Sandboarding – Gumuk Pasir Parangkusumo

Yogyakarta, siapa yang sangka kalau di kota yang selalu identik dengan pusat seni budaya Jawa ternyata memiliki tempat pariwisata selancar pasir atau istilah kerennya sandboarding yang konon katanya mirip-mirip dengan yang di Meksiko. Mau tau seperti apa keseruan tempat ini akan team Drive.ID kupas singkat di bawah ini.

Berlokasi di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta tentunya tidak akan terlalu susah untuk menemukan tempat ini. Terutama lokasinya berada di antara Pantai Parangtritis dan Pantai Depok jadi bisa menjadi spot wisata 3 in 1 sekali jalan bila memang kita ingin mengunjungi 3 lokasi wisata ini.

Proses terjadinya gurun pasir ini menurut beberapa informasi di internet dikarenakan abu vulkanik gunung seperti Gunung Merapi dan Merbabu yang terbawa oleh aliran Sungai Opak, Sungai Progo dan beberapa sungai lainnya yang akhirnya berkumpul di pantai Parangtritis lalu karena setiap harinya terkena angin maka perlahan-lahan terkumpul di sepanjang pantai hingga melebar dan semakin tinggi. Proses ini pun diyakini sudah terjadi ribuan tahun silam.

Ketinggian dari gurun pasir ini konon ada yang sampai 20 meter lebih, pastinya akan seru bagi kawan-kawan untuk mencoba bermain sandboarding di tempat ini. Dan jangan lupa untuk selalu menggunakan pengaman siku, lutut dan helm mengingat pada siang hari cuaca sangat terik di tempat ini.

Selain bermain sandboarding terdapat pula permainan lain seperti ATV yang pastinya tidak kalah seru. Warung makanan dan minuman serta toilet umum juga telah tersedia di tempat ini. Bahkan terkadang juga ada jasa persewaan kuda loh.

Harga tiket masuknya terbilang sangat murah yakni Rp 3000. Sedangkan untuk biaya sewa sandboard berkisar Rp 70.000 s/d Rp 200.000 tergantung berapa lama penggunaannya.

Jadi, sudah ada rencana untuk akhir pekan ini? Dijamin lebih murah lho daripada harus ke gurun pasir Meksiko, hahaha...  Oh iya, bagi kawan-kawan yang butuh transportrasi selama di Yogyakarta jangan lupa klik sewa mobil di Yogyakarta dengan sopir di Drive.ID ya, Selamat berlibur!

*Gambar “(42)” disunting dari Flickr oleh leseve. Licensed under CC BY-SA 2.0 via Flickr.

Lanjutkan membaca artikel ›

Museum Angkut Kota Batu

Museum Angkut Kota Batu

Batu – Malang, nama Museum Angkut kini mulai banyak didengar oleh masyarakat Indonesia. Museum yang dibuka pertama kali pada tanggal 9 Maret 2014 ini merupakan tempat wisata pertama di Asia Tenggara yang menggunakan tema alat transportrasi. Mau tahu apa saja isi museum ini? Berikut ulasan singkat dari team Drive.ID.

Lokasi museum ini berada di Jl. Terusan Sultan Agung no.2, Ngaglik, Kecamatan Batu, atau sekitar 20km arah barat laut dari pusat kota Malang. Dengan luas area sebesar 3.8 hektare tentunya bakal membuat para pengunjungnya kewalahan menjelajahinya.

Secara garis besar area museum terbagi menjadi 2 area, yakni indoor dan outdoor. Jadi tiada salahnya untuk membawa payung untuk berjaga-jaga bila terjadi hujan saat mengunjungi tempat ini.

Museum ini terdiri beberapa zona mulai dari zona Main Hall yang menyimpan berbagai macam alat angkut dari berbagai negara, zona Sunda Kelapa & Batavia yang di design menyerupai Jakarta tempo dulu, zona Gangster Town & Broadway Street yang di design menyerupai area gangster era Al Capone, zona Buckingham Castle, zona Las Vegas, dan zona Hollywood semuanya benar-benar di design sekilas untuk membawa kesan para pengunjung mendatangi kota aslinya.

Terdapat pula zona Flight Training yang berada di lantai 3, di zona ini para pengunjung dapat belajar sekilas tentang cara mengemudikan pesawat terbang. Bentuk ruangannya adalah dari kokpit pesawat terbang asli yang telah dimodifikasi.

Nah, salah satu zona yang jangan dilewatkan adalah Pasar Apung, di sini merupakan surganya pengunjung untuk mencari oleh-oleh atau kuliner makanan khas kota Batu atau Malang. Berbagai macam hasil kerajinan UKM masyarakat kota Batu juga terdapat di sini.

Jam buka museum ini 12.00 – 20.00 WIB setiap hari. Harga tiket masuk terbilang lumayan menguras kantong yakni Rp 60.000 Senin-Kamis, Rp 80.000 Jumat-Minggu / hari libur nasional. Tambahan informasi bagi kawan-kawan yang membawa kamera seperti DSLR, Polaroid, Handycam, Kamera Digital, dsb akan dikenakan tiket tambahan sebesar Rp 30.000 per kamera, kecuali Handphone tidak dikenakan tiket tambahan.

Jadi, bisa dibilang museum ini cocok bagi segala umur. Malah bisa menjadi alternatif menarik bagi kawan-kawan yang hobi fotografi untuk mengasah ilmu di sini. Selamat berlibur & happy hunting!

*Gambar “Gangster Town” disunting dari Flickr oleh Marie. Licensed under CC BY-SA 2.0.

Lanjutkan membaca artikel ›

Jogja Bay Waterpark

Jogja Bay Waterpark

Yogyakarta, di tahun akhir 2015 lalu telah dibuka sebuah objek wisata baru yang langsung menjadi hits bagi masyarakat di Yogyakarta sendiri dan juga Jawa Tengah. Wahana air ini dinamakan Jogja Bay Waterpark, konon digadang-gadang merupakan wahana air terbesar, terlengkap dan tercanggih di Indonesia untuk saat ini.

Wahana ini memiliki luas area sebesar 7.7 hektare dan dilengkapi pula dengan fasilitas parkir untuk 400 mobil, 30 bus dan 1000 sepeda motor. Bahkan juga disediakan shuttle bus dari tempat parkir menuju depan pintu masuk Jogja Bay.

Dengan luas sebesar itu tentunya terdapat berbagai wahana air seperti Timo Rider, Volcano coaster, Klua Playpool, Bekti Adventure, dll. Terdapat pula theater yang mampung menampung 1500 pengunjung yakni Harbour Theater. Tidak hanya permainan namun sarana edukasi juga terdapat di komplek Jogja Bay. Pastinya seru mengajak keluarga kesini karena terdapat wahana-wahana untuk berbagai macam umur.

Lokasi Jogja Bay terletak Jl. Utara Stadion no. 3, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam operasional pukul 09.00 – 18.00 setiap hari, bila ada event khusus biasanya di Harbour Theater akan buka sampai 22.00.

Harga tiket yang ditawarkan terbilang sebanding dengan apa yang akan kita dapatkan di sini, yakni Rp 60.000 untuk anak kecil dengan tinggi badan di bawah 110cm, Rp 90.000 untuk dewasa, Rp 60.000 untuk orang tua diatas 65 tahun dan gratis bagi anak-anak di bawah 2 tahun.

Jadi, sudah ada rencana untuk akhir pekan ini apa belum? Jogja Bay tentunya bisa jadi alternatif liburan seru bagi keluarga Anda selama berada di Yogyakarta. Tak lupa bagi kawan-kawan yang butuh transportrasi selama di Yogyakarta tak ada salahnya untuk sewa mobil di Yogyakarta dengan sopir di Drive.ID. Soal harga Drive.ID pasti kasih yang terbaik dan di bawah harga pasar. Selamat berlibur!

*Gambar disunting dari JogjaBay.com.

Lanjutkan membaca artikel ›

Goa Gajah Bali

Goa Gajah Bali

Goa Gajah Bali, mendengar nama tempat ini mungkin kawan-kawan beranggapan terdapat gajah di area goa atau malah di dalam goa-nya sendiri. Mau tahu kebenarannya akan team ulas singkat di bawah ini.

Menurut masyarakat sekitar goa ini dinamakan goa gajah karena bentuknya yang tampak seperti gajah dari samping, namun ada lagi yang bilang bahwa nama tersebut berasal dari Lwa Gajah yakni sebuah kata yang terdapat di lontar Kertagama yang disusun oleh Mpu Prapanca.

Pada tahun 1995 tepatnya pada tanggal 9 Oktober berdasarkan keterangan di Wikipedia goa ini sempat masuk dalam Unesco World Heritage Tentative List untuk kategori Cultural. Dengan kata lain secara sejarah dan keunikan goa ini memang layak untuk dipertimbangkan menjadi salah satu situs warisan budaya yang harus tetap dilestarikan keberadaannya.

Saat ini fungsi utama dari goa gajah adalah sebagai tempat ibadah sehingga banyak orang menyebutnya sebagai Pura Goa Gajah. Di sekitar komplek goa dapat ditemukan pula beberapa patung pancuran air seperti Tri Lingga yang melambangkan kesuburan, Widyadara-widyadari yang menjadi simbol malaikat dari surga untuk memberi kemakmuran. Jalanan sepanjang komplek goa ini terbilang menarik pula karena ada yang menurun dan berundak-undak dikelilingi oleh pemandangan alam yang indah pastinya bikin Anda betah selama di sini. 

Tiket masuk yang dikenakan untuk memasuki Goa Gajah terbilang cukup murah yakni Rp 15.000 per orang dan tarif parkir Rp 5.000 untuk mobil.

Tidak lupa lokasi goa ini terletak di Desa Bedudu, Kecamatan Blahbatu, Kabupaten Gianyar, Bali. Yakni sekitar 27 km dari kota Denpasar.

Jadi tunggu apalagi? Segera rencanakan liburan di Bali mulai sekarang! Dan jangan lupa untuk sewa mobil di Bali dengan Drive.ID ya. Soal harga Drive.ID pasti kasih di bawah harga pasar. Selamat berlibur!

*Gambar “Goa Gajah 2” disunting dari Flickr oleh @yb_woodstock. Licensed under CC BY-SA 2.0.

Lanjutkan membaca artikel ›

Pesona “Mini Niagara” Curug Malela Bandung

Pesona “Mini Niagara” Curug Malela Bandung

Bandung, diam-diam memiliki air terjun seperti Niagara tapi versi mini loh! Mau tahu seperti apa dan dimana lokasinya akan team Drive.ID ulas di bawah ini.

Curug Malela atau dalam bahasa Indonesia berarti Air Terjun Malela adalah sebuah lokasi wisata yang masih sangat alami keberadaannya. Hal ini mengingat akses menuju tempat ini tidaklah gampang. Lokasinya berada di desa Cicadas, Kecamatan Rongga – Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat atau sekitar 3 jam perjalanan dengan kendaraan bermotor untuk menuju ke Buni Jaya lalu perjalanan harus berganti menggunakan ojek lokal di sana dengan tarif berikisar Rp 75.000 antar-jemput menuju desa Cicadas. Tarif ojek ini sebanding dengan medan yang dilewati cukup “menakutkan” apalagi di musim hujan pasti lumpur di sepanjang jalan.

Nah, begitu kita sampai di desa Cicadas perjalanan berlanjut dengan jalan kaki sepanjang 10km dengan medan bisa dibilang “menarik”, naik turun sawah dan pastinya kalau hujan akan licin dengan lumpur dan bebatuan. Kurang lebih perjalanan ini membutuhkan waktu sekitar 1 jam dan jangan khawatir itu semua terbayarkan saat Anda melihat pemandangan si Curug Malela. Benar-benar air terjun yang sangat luar biasa indahnya, kondisi air juga jernih, udara sangat sejuk, serasa rileksasi alami saat berada di sini, mungkin boleh lah sedikit disama-samain dengan air terjun Niagara versi mini. Hahaha..

Tambahan informasi Curug Malela memiliki ketinggian berkisar 70 meter dan lebar 50 meter, serta merupakan rangkaian dari 7 air terjun bertingkat sepanjang 1km, dimana Curug Malela berada di posisi paling atas. Dilanjutkan dengan Curug Katumiri, Curug Manglid, Curug Ngeubul, Curug Sumpel, Curug Palisir, dan terakhir Curug Pamengpeuk.

Jadi, tunggu apalagi? Ayo segera rencanakan akhir pekan Anda. Bila bingung tidak ada kendaraan jangan khawatir, Anda bisa sewa sewa mobil dengan sopir di Bandung melalui Drive.ID. Soal harga pasti Drive.ID kasih harga yang terbaik dan di bawah harga pasar guys! Selamat berlibur!

*Gambar “Five at One!” disunting dari Flickr oleh Dodi Mulyana. Licensed under CC BY 2.0 via Flickr.

Lanjutkan membaca artikel ›